Bad Stalker
Malam sudah semakin larut, pukul 22.00 ini aku masih fokus pada layar Laptop ku.
ngapain? kerjain tugas? bikin presentasi? cari lomba-lomba? atau cari info
tips kecantikan?
Tidak! melainkan bermain-main dengan imajinasi di dunia maya Pesbuk. Malam ini
seperti biasanya, suatu hal yang paling kurang kerjaan selain itungin anak tangga
atau itungin garis Zebra Cross dijalan. Ya, kedua hal itu merupakan kebiasaan yang
anti mainstream paling kusukai.
Aku kembali ngescrool kebawah, semakin kuliat foto-foto mu yang benar-benar membuat
mata ku terkagum-kagum, efek kamera mu luar biasa. Semakin kulihat foto mu, semakin penasaran
sangat, bertambah, lagi,lagi, terus scrool kebawah sampai pesan masuk dari exel, "kuota anda..."
yayaya blablabla aku berhenti sejenak dari profesi ku yang sementara. Seorang Stalker.
Aku kembali ngescrool ke atas, coba memperhatikan komen-komen dari cewe2 syantik nan seksi idungnya dibanding aku. Panas, kipas angin nomor 3 dengan jarak 20cm dari tubuh tak mempan. Tapi apa daya? lagi-lagi aku kembali sadar pada siapa diriku, hanya seorang gadis pesek, tengik, yang mengagumi mu dan punya kebiasaan ngestalk sosmed mu.
Boleh ku akui, aku gengsian. Siapa yang tau aku naksir kamu? dan... ngestalk kamu diam-diam.
tapi bodohnya aku! yang kembali dengan perasaan suka ini juga menyukai semua apa yang kamu post di sosmed mu. Bodoh, bahlul? YA, aku adalah seorarng bad stalker.
soo, disini aku. Gadis pesek, seorang yang gengsian. Tapi ngetsalk kamu mulu biar ga ketauan, dan bodohnya selalu menyukai segala status mu. Jelas, kamu mungkin sudah hafal aku adalah seorang stalker kamu yang tidak pernah absen seminggu sekali.
Dan disinilah aku, masih dengan perasaan yang sama, menatap fokus pada layar laptop dengan kuota sekarat.
Ngestalk stalker yang stalkernya juga di stalk ama stalker yang juga lagi di stalker ama stalker lainnya :v #YoDawg
ReplyDelete